Senin, 27 Januari 2014

Alkitab

"Yesus sayang padaku, Alkitab mengajarku. Walau ku kecil lemah, aku ini milikNya. Yesus Tuhanku sayang padaku. Itu FirmanNya didalam Alkitab"

Syaloom ! Selamat pagi readers J
Hari ini mau share #SundayStory nih lumayan buat kalian yang nggak ke gereja hari minggu kemarin biar terketuk pintu hatinya dan nggak bolos gereja lagi buat minggu ke depannya :D

Cmon guys kita ibadah seminggu sekali loh jangan sampai ada bolong-bolong nya yaaa hehe
Oke lanjut yaaa~
Kemarin itu pembacaan alkitabnya terambil dari Mazmur 119 : 1-9

“Bahagianya orang yang hidup menurut Taurat Tuhan”


Disini pemazmur mau menceritakan betapa indahnya ayat-ayat didalam Alkitab. Tulisan didalam alkitab bukanlah tulisan-tulisan yang fiktif belaka melainkan tulisan kebenaran Firman Allah.
Dalam kehidupan kita seringkali kita banyak mendengar dan mempercayai perkataan orang-orang yang belum tentu benar. Mungkin hal yang kita dengar itu nyata. Mungkin. Berarti belum tentu. Banyak embel-embel “katanya”. Tapi di dalam Alkitab, semua kejadian, semua perkataan, semua cerita ditulis nyata sesuai dengan yang terjadi di masa itu.
Dengan membaca Alkitab, kita dapat mengenal Tuhan Yesus. Kita dapat mengenal Dia dan iman kita akan semakin bertumbuh. Tapi, untuk membaca Alkitab, kita tidak boleh hanya melihat dari satu sisi saja. Kita harus benar-benar memahami isi pembacaan alkitab itu. Karena, banyak ayat-ayat di Alkitab yang benar-benar di luar akal dan pikiran kita. Kebanyakan orang-orang yang membaca Alkitab hanya sekilas bisa menimbulkan efek yang sangat buruk. Contohnya ya mereka yang akhirnya bukan menjadi bertumbuh dalam Tuhan Yesus malah akhirnya berpaling meninggalkan.
Ada suatu cerita yang dibagikan ibu Pendeta hari minggu kemarin. Lucu tapi membuka mata dan hati hehe

Ada seorang anak laki-laki yang mempunyai orang tua kaya dan selalu menuruti kemauan anak ini.  Suatu hari, sang anak menginginkan mobil baru. Dia meminta kepada ayahnya sebuah mobil baru untuk hari ulang tahunnya.

Anak               : Yah, sebentar lagi aku ulang tahun. Aku minta mobil baru ya, yah. Mobil yang lama udah butut udah sering mogok. Plis, yah.
Ayah               : Gampang, nak. Tapi kali ini ayah punya 3 persyaratan untuk kado ulang tahunmu.
Anak               : Apa itu yah?
Ayah               : 1. Kamu harus meningkatkan prestasimu disekolah dengan nilai tinggi. 2. Kamu harus rajin baca alkitab. 3. Kamu harus memotong rambut gondrongmu.
Anak               : Yah, apa persyaratan yang ke tiga nggak bisa di ganti???
Ayahnya tetap menginginkan anaknya itu menuruti 3 persyaratan itu untuk mendapatkan hadiah mobiil barunya.
Beberapa bulan kemudian, si anak tersebut bermaksud mengingatkan janji ayahnya untuk membelikan dia mobil baru. Dia membawa hasil Ujian Akhirnya.
Syarat pertama terpenuhi. Syarat kedua juga terpenuhi. Tapi untuk syarat yang ketiga, dia kembali bernegosiasi dengan sang ayah.
Anak               : Yah, 2 syarat sudah aku lakukan. Tapi untuk syarat yang ketiga aku punya alasan. Selama tiga  bulan ayah suruh aku baca Alkitab dan aku menurutinya yah. Aku juga mencari tahu dan lebih mengenal Tuhan Yesus. Tapi setelah aku baca-baca dan mencari tahu tentang Tuhan Yesus, aku tahu bahwa Tuhan Yesus itu gondrong, yah. Aku sudah lihat foto-foto Tuhan Yesus. Dia tidak memotong rambutNya kok, yah. Gimana, yah? Berarti aku harus seturut dan serupa dengan Dia dong, yah?
Ayah               : Kalau pandanganmu seperti itu, berarti ayah tidak perlu membelikanmu mobil, nak! Karena Tuhan Yesus tidak punya mobil J

Dari cerita diatas, itu contoh buat kita yang seringkali memilih ayat Alkitab yang sesuai dengan kepribadian kita saja. Kita hanya menilai Alkitab sebelah mata. Kita tidak benar-benar memahami isinya melainkan hanya sekilas untuk cari tahu.

Untuk menjadi pribadi yang benar, ada 3 syarat yang terangkum dalam pembacaan ini
1.      Menjadikan Alkitab sebagai penuntun dan makanan rohani kita sehari-hari
2.      Memahami isi Alkitab dengan baik agar dapat mengenal Tuhan Yesus
3.      Melakukan semua Firman Tuhan yang sudah dibaca dalam kehidupan sehari-hari

Ketika kita berhasil memenuhi 3 persyaratan tersebut, berarti ada sosok Kristus yang berdiam dalam hati dan pikiran kita.
Masalahnya, kita sebagai manusia punya perasaan bosan, jenuh, dan malas untuk melakukan 3 hal tersebut.
Tapi kita harus tetap berusaha supaya kehidupan kita bisa jauh lebih baik lagi. Terutama untuk memulai kehidupan baru di tahun ini.
Alkitab adalah bacaan yang asyik jika kita mau membacanya dengan hati yang gembira dan penuh dengan rasa ingin tahu.

Selamat membaca Alkitab ya teman-teman J

Tuhan Yesus memberkati!!
Selamat beraktivitas kembaliiii :D
With Love,


Putri Injil