"Yesus sayang padaku, Alkitab mengajarku. Walau ku kecil lemah, aku ini milikNya. Yesus Tuhanku sayang padaku. Itu FirmanNya didalam Alkitab"
Syaloom ! Selamat pagi
readers J
Hari ini mau share
#SundayStory nih lumayan buat kalian yang nggak ke gereja hari minggu kemarin
biar terketuk pintu hatinya dan nggak bolos gereja lagi buat minggu ke depannya
:D
Cmon guys kita ibadah
seminggu sekali loh jangan sampai ada bolong-bolong nya yaaa hehe
Oke lanjut yaaa~
Kemarin itu pembacaan
alkitabnya terambil dari Mazmur 119 : 1-9
“Bahagianya orang yang hidup
menurut Taurat Tuhan”
Disini pemazmur mau
menceritakan betapa indahnya ayat-ayat didalam Alkitab. Tulisan didalam alkitab
bukanlah tulisan-tulisan yang fiktif belaka melainkan tulisan kebenaran Firman
Allah.
Dalam kehidupan kita
seringkali kita banyak mendengar dan mempercayai perkataan orang-orang yang
belum tentu benar. Mungkin hal yang kita dengar itu nyata. Mungkin. Berarti
belum tentu. Banyak embel-embel “katanya”. Tapi di dalam Alkitab, semua
kejadian, semua perkataan, semua cerita ditulis nyata sesuai dengan yang terjadi
di masa itu.
Dengan membaca Alkitab,
kita dapat mengenal Tuhan Yesus. Kita dapat mengenal Dia dan iman kita akan
semakin bertumbuh. Tapi, untuk membaca Alkitab, kita tidak boleh hanya melihat
dari satu sisi saja. Kita harus benar-benar memahami isi pembacaan alkitab itu.
Karena, banyak ayat-ayat di Alkitab yang benar-benar di luar akal dan pikiran
kita. Kebanyakan orang-orang yang membaca Alkitab hanya sekilas bisa
menimbulkan efek yang sangat buruk. Contohnya ya mereka yang akhirnya bukan
menjadi bertumbuh dalam Tuhan Yesus malah akhirnya berpaling meninggalkan.
Ada suatu cerita yang
dibagikan ibu Pendeta hari minggu kemarin. Lucu tapi membuka mata dan hati hehe
Ada seorang anak
laki-laki yang mempunyai orang tua kaya dan selalu menuruti kemauan anak ini. Suatu hari, sang anak menginginkan mobil baru.
Dia meminta kepada ayahnya sebuah mobil baru untuk hari ulang tahunnya.
Anak : Yah, sebentar lagi aku ulang
tahun. Aku minta mobil baru ya, yah. Mobil yang lama udah butut udah sering
mogok. Plis, yah.
Ayah : Gampang, nak. Tapi kali ini
ayah punya 3 persyaratan untuk kado ulang tahunmu.
Anak : Apa itu yah?
Ayah : 1. Kamu harus meningkatkan
prestasimu disekolah dengan nilai tinggi. 2. Kamu harus rajin baca alkitab. 3.
Kamu harus memotong rambut gondrongmu.
Anak : Yah, apa persyaratan yang ke
tiga nggak bisa di ganti???
Ayahnya tetap
menginginkan anaknya itu menuruti 3 persyaratan itu untuk mendapatkan hadiah
mobiil barunya.
Beberapa bulan
kemudian, si anak tersebut bermaksud mengingatkan janji ayahnya untuk
membelikan dia mobil baru. Dia membawa hasil Ujian Akhirnya.
Syarat pertama
terpenuhi. Syarat kedua juga terpenuhi. Tapi untuk syarat yang ketiga, dia
kembali bernegosiasi dengan sang ayah.
Anak : Yah, 2 syarat sudah aku
lakukan. Tapi untuk syarat yang ketiga aku punya alasan. Selama tiga bulan ayah suruh aku baca Alkitab dan aku
menurutinya yah. Aku juga mencari tahu dan lebih mengenal Tuhan Yesus. Tapi
setelah aku baca-baca dan mencari tahu tentang Tuhan Yesus, aku tahu bahwa
Tuhan Yesus itu gondrong, yah. Aku sudah lihat foto-foto Tuhan Yesus. Dia tidak
memotong rambutNya kok, yah. Gimana, yah? Berarti aku harus seturut dan serupa
dengan Dia dong, yah?
Ayah : Kalau pandanganmu seperti itu,
berarti ayah tidak perlu membelikanmu mobil, nak! Karena Tuhan Yesus tidak
punya mobil J
Dari cerita diatas, itu
contoh buat kita yang seringkali memilih ayat Alkitab yang sesuai dengan
kepribadian kita saja. Kita hanya menilai Alkitab sebelah mata. Kita tidak
benar-benar memahami isinya melainkan hanya sekilas untuk cari tahu.
Untuk menjadi pribadi
yang benar, ada 3 syarat yang terangkum dalam pembacaan ini
1.
Menjadikan
Alkitab sebagai penuntun dan makanan rohani kita sehari-hari
2.
Memahami isi
Alkitab dengan baik agar dapat mengenal Tuhan Yesus
3.
Melakukan semua
Firman Tuhan yang sudah dibaca dalam kehidupan sehari-hari
Ketika kita berhasil
memenuhi 3 persyaratan tersebut, berarti ada sosok Kristus yang berdiam dalam
hati dan pikiran kita.
Masalahnya, kita
sebagai manusia punya perasaan bosan, jenuh, dan malas untuk melakukan 3 hal
tersebut.
Tapi kita harus tetap berusaha supaya kehidupan kita bisa jauh lebih
baik lagi. Terutama untuk memulai kehidupan baru di tahun ini.
Alkitab adalah bacaan
yang asyik jika kita mau membacanya dengan hati yang gembira dan penuh dengan
rasa ingin tahu.
Selamat membaca Alkitab
ya teman-teman J
Tuhan Yesus memberkati!!
Selamat beraktivitas
kembaliiii :D
With Love,
Putri Injil
