Kita bersentuhan tapi tidak bisa berpegangan tangan. Kita saling menatap tapi tidak bisa menebak apa yang ada disana. Kita bisa merasakan cinta tapi ragu untuk mengungkapkan. Kau tau aku tapi aku nggak yakin dengan apa yang aku rasakan tentang kamu. Ada sakit ada perih ada keraguan ada ketakutan untuk menjadi sama seperti dulu. Aku nggak mau buru-buru berasumsi. Aku nggak mau cari tau. Semakin aku cari tau, semakin aku gila. Semakin aku cari tau, pikiranku membawa aku nggak tau kemana. Suatu keadaan yang menyakitkan. Aku hanya menikmati. Menikmati sampai Tuhan tunjukkan jalan selanjutnya. Aku selalu berdoa yang terbaik untuk kita. Mungkin kamu masih bisa mengingat aku walau cuma sebentar. Yang jelas, yang ku yakini, dia yang membawa hatimu pergi dari aku akan mengembalikan kamu kesini. Ke rumahmu. Aku nggak akan seindah dia. Aku nggak akan bisa terus disampingmu melihat semua aktivitasmu mungkin dari pagi sampai pagi lagi. Aku nggak akan
Love is a journey. Journey to be prepared and to be loved with the one who truly loves you. Welcome and enjoy!
Minggu, 25 Mei 2014
Kamis, 22 Mei 2014
Hari ini aku berusaha tidak menatap mata itu dalam-dalam. Aku takut untuk tau masih ada cinta atau tidak disana. Aku takut untuk menyadari bahwa aku gagal mencoba melupakan kita. Liat kamu seperti ini sekuat ini aku jadi ingat pertama kalinya................ -masalalu-
Beberapa hari ini entah aku merasa ada yang memacu semangatku. Ada yang mampu membuat aku kembali bertahan dalam perih yang selama ini ku jalani sendiri. Apapun yang aku akhirnya ketahui, apapun yang telah kamu lakukan dengannya seperti hilang begitu saja dalam ingatan. Semuanya terhapus, berganti dengan hati yang selalu mencari alasan untuk memaafkan. Waktu aku lihat kamu, jujur perasaan ini masih sama. Sama sekali tidak berubah. Tidak ada yang berubah walaupun
Selasa, 20 Mei 2014
Kamu datang lagi waktu aku sudah mengambil keputusan yang aku pikir memang bukan keputusan yang benar karena aku putuskan waktu keadaanku nggak tenang. Aku memutuskan untuk berhenti berharap setelah sekian lama aku memperjuangkan cerita ini waktu aku "dengan sengaja" melihat bahagianya kalian berdua. Aku pikir cerita ini harus diakhiri sampai disini. Aku cuma ingin bahagia. Itu saja. Aku sadar bahagia harus bisa aku ciptakan sendiri saat beberapa orang yang biasa ada dalam ruang bahagiaku akhirnya pergi begitu saja.
Kamu datang lagi membawa kisah baru. Membawa drama baru yang harus sekilat mungkin aku pelajari skripnya. Dengan semua yang sudah pernah terjadi, banyak membawaku kepada pelajaran untuk tidak terlalu menggunakan
Langganan:
Postingan (Atom)

